{"id":797,"date":"2026-04-02T21:27:23","date_gmt":"2026-04-02T21:27:23","guid":{"rendered":"https:\/\/maksemaranganresto.id\/berita\/?p=797"},"modified":"2026-04-02T21:27:23","modified_gmt":"2026-04-02T21:27:23","slug":"resep-istimewa-kue-nastar-1-kg-tips-dan-trik-membuatnya-di-rumah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/maksemaranganresto.id\/berita\/resep-istimewa-kue-nastar-1-kg-tips-dan-trik-membuatnya-di-rumah\/","title":{"rendered":"Resep Istimewa Kue Nastar 1 Kg: Tips dan Trik Membuatnya di Rumah"},"content":{"rendered":"<h1>Resep Istimewa Kue Nastar 1 Kg: Tips dan Trik Membuatnya di Rumah<\/h1>\n<p>Kue Nastar adalah salah satu kue tradisional Indonesia yang paling populer, terutama saat perayaan seperti Lebaran atau Natal. Teksturnya yang lembut dengan isian selai nanas yang manis dan asam membuatnya sulit untuk ditolak. Membuat kue nastar sendiri di rumah memiliki kelebihan tersendiri selain memberikan rasa puas, Anda juga dapat menyesuaikan rasa dan jumlah isian sesuai selera. Berikut ini adalah resep istimewa kue nastar 1 kg lengkap dengan tips dan trik agar hasilnya sempurna.<\/p>\n<h2>Bahan-Bahan yang Dibutuhkan<\/h2>\n<h3>Untuk Adonan<\/h3>\n<ul>\n<li><strong>500 gram<\/strong> tepung terigu protein rendah (misalnya kunci biru)<\/li>\n<li><strong>250 gram<\/strong> margarin<\/li>\n<li><strong>150 gram<\/strong> mentega<\/li>\n<li><strong>100 gram<\/strong> gula halus<\/li>\n<li><strong>4<\/strong> butir kuning telur<\/li>\n<li><strong>50 gram<\/strong> susu bubuk full cream<\/li>\n<li><strong>1 sendok teh<\/strong> vanili bubuk<\/li>\n<\/ul>\n<h3>Untuk Isian<\/h3>\n<ul>\n<li><strong>2 buah<\/strong> Nanas matang, parut<\/li>\n<li><strong>200 gram<\/strong> gula pasir (sesuaikan dengan tingkat kemanisan yang diinginkan)<\/li>\n<li><strong>1 anak<\/strong> kayu manis<\/li>\n<li><strong>5 butir<\/strong> cengkeh<\/li>\n<\/ul>\n<h3>Untuk Olesan<\/h3>\n<ul>\n<li><strong>2 butir<\/strong> kuning telur<\/li>\n<li><strong>1 sendok makan<\/strong> minyak sayur<\/li>\n<li><strong>1 sendok teh<\/strong> susu cair<\/li>\n<\/ul>\n<h2>Langkah-Langkah Pembuatan<\/h2>\n<h3>1. Mempersiapkan Selai Nanas<\/h3>\n<ol>\n<li><strong>Parut Nanas<\/strong>: Gunakan parutan untuk mendapatkan tekstur yang halus, agar mudah diolah.<\/li>\n<li><strong>Masak Selai<\/strong>: Panaskan nanas parut dalam wajan, tambahkan gula pasir, kayu manis, dan cengkih. Masak dengan api kecil sambil terus diaduk hingga airnya menyusut dan selai mengental.<\/li>\n<li><strong>Dinginkan<\/strong>: Setelah selai matang, angkat dan dinginkan. Bentuk bulatan kecil untuk isian nastar.<\/li>\n<\/ol>\n<h3>2. Membuat Adonan Nastar<\/h3>\n<ol>\n<li><strong>Kocok Mentega dan Margarin<\/strong>: Gunakan mixer dengan kecepatan rendah untuk mengocok margarin dan mentega hingga lembut dan ringan.<\/li>\n<li><strong>Tambahkan Gula dan Telur<\/strong>: Perlambat mixer lalu masukkan gula halus dan kuning telur sedikit demi sedikit sambil terus diaduk hingga rata.<\/li>\n<li><strong>Tambahkan Bahan Kering<\/strong>: Campurkan tepung terigu, susu bubuk, dan vanili yang sudah diayak. Aduk menggunakan spatula atau tangan hingga adonan kalis dan bisa dipulung.<\/li>\n<\/ol>\n<h3>3. Membentuk dan Memanggang Nastar<\/h3>\n<ol>\n<li><strong>Siapkan Loyang<\/strong>: Alasi loyang dengan baking paper atau olesi dengan sedikit margarin.<\/li>\n<li><strong>Bentuk Adonan<\/strong>: Ambil sedikit adonan, pipihkan, lalu masukkan satu bulatan kecil selai nanas. Bentuk menjadi bulat atau sesuai selera.<\/li>\n<li><strong>Oleskan Kuning Telur<\/strong>: Setelah semua adonan selesai dibentuk, oleskan campuran kuning telur, minyak, dan susu cair di atasnya menggunakan kuas.<\/li>\n<li><strong>Panggang<\/strong>: Panaskan oven pada suhu 150&deg;C dan panggang nastar selama 25-30 menit atau hingga matang dan berwarna keemasan.<\/li>\n<\/ol>\n<h2>Tips dan Trik Membuat Nastar yang Sempurna<\/h2>\n<ul>\n<li><strong>Pilih Nanas Segar<\/strong>: Nanas yang matang sempurna akan memberikan rasa dan aroma yang lebih kuat pada selai.<\/li>\n<li><strong>Gunakan Margarine dan Mentega<\/strong>: Kombinasi kedua bahan ini membuat tekstur nastar lebih lembut dan gurih.<\/li>\n<li><strong>Jangan Overmix<\/strong>: Saat mencampur bahan kering dengan bahan basah, cukup aduk hingga rata agar nastar tidak menjadi keras.<\/li>\n<li><strong>Simpan Selai Nanas di Kulkas<\/strong>: Mengistirahatkan selai di lemari pendingin akan mempermudah pembentukan bola selai untuk isian.<\/li>\n<li><strong>Penggunaan Cengkih dan Kayu Manis<\/strong>: Memberikan aroma khas pada selai nanas yang tidak akan berlebihan.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Dengan resep dan tips di atas, diharapkan Anda dapat membuat kue nastar yang istimewa dan lezat di rumah. Nikmati setiap momen membuat nastar dan sajikan untuk keluarga serta sahabat terdekat, menjadikan perayaan Anda lebih berkesan dengan sentuhan personal.<\/p>\n<h2>Menutupi<\/h2>\n<p>Membuat kue nastar memang membutuhkan kesabaran, namun hasilnya yang memuaskan pasti akan membuat setiap usaha sangat berharga. Selain dapat dinikmati sendiri, nastar juga menjadi pilihan sempurna<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Resep Istimewa Kue Nastar 1 Kg: Tips dan Trik Membuatnya di Rumah Kue Nastar adalah salah satu kue tradisional Indonesia yang paling populer, terutama saat perayaan seperti Lebaran atau Natal. Teksturnya yang lembut dengan isian selai nanas yang manis dan asam membuatnya sulit untuk ditolak. Membuat kue nastar sendiri di rumah memiliki kelebihan tersendiri selain [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":798,"comment_status":"closed","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[200],"class_list":["post-797","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","tag-resep-kue-nastar-1-kg"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/maksemaranganresto.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/797","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/maksemaranganresto.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/maksemaranganresto.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/maksemaranganresto.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/maksemaranganresto.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=797"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/maksemaranganresto.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/797\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":800,"href":"https:\/\/maksemaranganresto.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/797\/revisions\/800"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/maksemaranganresto.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/media\/798"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/maksemaranganresto.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=797"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/maksemaranganresto.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=797"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/maksemaranganresto.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=797"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}